Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Anda & Pemilu

Rabu, 16 April 2014


Kabar Ekonomi

BI Malang Siapkan Mobil Kas Penukaran Uang Baru Keliling

Selasa, 27 Juli 2010 09:54 WIB

Bank Indonesia

Malang, (tvOne)

Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang, Jawa Timur, menyiapkan mobil kas keliling untuk penukaran uang baru yang akan menyinggahi beberapa kawasan umum, seperti pasar, swalayan, serta kantor pemda yang ada di wilayah KBI Malang.

Deputi pemimpin bidang sistem pembayaran manajemen intern KBI Malang Dite Mahargono mengatakan, selain tempat-tempat umum tersebut, kas keliling penukaran uang baru juga akan berkeliling di wilayah yang tidak terjangkau akses perbankan, termasuk beberapa kecamatan di Kabupaten Malang.

"Mulai pekan ini, mobil kas keliling itu sudah beroperasi dan satu mingga dua kali dengan kapasitas uang sebesar Rp600 juta sekali berangkat," paparnya kepada ANTARA, Selasa (27/7).

Jika lokasi yang bakal disinggahi tidak terlalu jauh dari pusat keramaian, menurut dia, nominalnya bisa ditambah atau kalau uang baru itu sudah habis, mobil bisa langsung kembali ke KBI dan berkeliling lagi ke lokasi yang dituju.

Ia memprediksikan, masyarakat akan terus "membanjiri" KBI mulai menjelang Ramadhan hingga Lebaran nanti. Apalagi, pada musim Lebaran tahun 2010 ini ada terbitan uang kertas baru pecahan Rp10 ribu dan koin pecahan Rp1.000,00.

Bahkan, mulai beberapa waktu lalu uang kertas dan koin pecahan Rp10 ribu dan Rp1.000,00 itu juga sudah memicu animo masyarakat untuk menukarkan uangnya ke KBI, sehingga kondisi KBI juga penuh sesak.

Selain menerapkan adanya mobil kas keliling untuk penukaran uang baru, katanya, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan perbankan yang ada di daerah itu terkait tradisi masyarakat menjelang Lebaran yang menukarkan uang baru.

Dalam pertemuan koordinasi dengan perbankan di wilayah Malang Raya itu, KBI minta supaya perbankan juga ikut mengantisipasi kebutuhan uang pecahan baru hingga menjelang Lebaran.

Menurut dia, KBI memprogramkan distribusi uang baru itu juga melalui bank-bank yang ada guna mengoptimalkan layanan kepada masyarakat (nasabah). Hanya saja, lanjutnya, KBI masih memikirkan formula yang tepat agar nasabah di masing-masing bank terlayani dengan baik, bahkan "ledakan" penukaran uang baru di KBI Malang juga bisa diminimalkan.

"Selama ini penukaran uang baru kan hanya di KBI saja.Tahun ini kita upayakan bank-bank yang ada juga bisa melayani, namun bagaimana teknisnya kita masih belum bisa menentukan secara pasti," ucapnya menegaskan.

Pada saat Bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran, tradisi masyarakat untuk menukarkan uang baru mulai pecahan Rp1.000-Rp50 ribu cukup tinggi, bahkan ada yang rela menukarkan uangnya di makelar-makelar dengan imbal jasa cukup tinggi. (Ant)

3271+as
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar