tvOne Newsticker

Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Rilis Pres

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Jumat, 18 Mei 2012


Kabar Ekonomi

PLN Teken Pembelian Batu Bara 67 Juta Ton

Senin, 20 Februari 2012 15:02 WIB

Aktivitas tambang batu bara
(VIVAnews)

Jakarta, (tvOne).

PT PLN (Persero) menandatangani kontrak pembelian batu bara sebanyak 67 juta ton untuk memenuhi kebutuhan 2012.

Dirut PLN Nur Pamudji mengatakan, volume kontrak tersebut jauh di atas perkiraan kebutuhan 2012 sebanyak 54 juta ton. "Volume kontrak memang sengaja melampaui kebutuhan, agar lebih 'secure'," katanya di Jakarta, Senin, (20/2).

Menurut Pamudji, PLN mengalokasikan dana pembelian batu bara untukn 2012 sebesar Rp35 triliun dengan harga rata-rata Rp725.000 per ton. Volume kebutuhan 54 juta ton itu terdiri atas 25,6 juta ton berkadar 5.100 kkal/kg, 22,3 juta ton kalori 4.200 kkal/kg dan 6.100 kkal/kg sebanyak 6,2 juta ton. Realisasi pembelian batu bara PLN tahun lalu mencapai 43 juta ton, sementara volume kontrak sekitar 50 juta ton.

Nur Pamudji mengatakan, PLN dimungkinkan tidak membeli seluruh batu bara terkontrak, misalkan 80 persennya. "Pembayarannya sesuai yang kita ambil," ujarnya.

Menurut Pamudji, pemasok batu bara PLN antara lain Adaro, KPC, Kideco, Arutmin, Berau Coal, PT BA, Indominco, PLN Batubara, Hanson, DGL, Cenko, Batara Batari, PT BMP, PT KII, dan Titan. "Kami belum ada tender baru, sehingga pemasok untuk 2012 dan 2011 sama, hanya jumlahnya saja beda," katanya.

Nur melanjutkan, di luar kontrak berjangka tersebut, PLN juga mengambil batu bara melalui pasar "spot" untuk kebutuhan mendadak.

PLN pada 2013 memperkirakan kebutuhan batu bara mencapai 87,5 juta ton yang terdiri atas 43,2 juta ton berkadar 5.100 kkal/kg, 35,4 juta ton kalori 4.200 kkal/kg, dan 6.100 kkal/kg sebanyak 8,9 juta ton. Sedangkan 2014, kebutuhan meningkat lagi menjadi 95,3 juta ton terdiri atas 42,1 juta ton berkadar 5.100 kkal/kg, 44,3 juta ton kalori 4.200 kkal/kg, dan 6.100 kkal/kg sebanyak 8,9 juta ton. (Ant)

3017+at
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar